Sabtu, 09 Mei 2015

Monolog: Cara Mengatasi Demam Panggung

Hai!! Aku waktu itu ada janji kan yah cara mengatasi demam panggung pada saat ber-monolog? :))
Here we go..

1. Berlatihlah cara berbicara/bermonolog kalian di depan umum
2. Rileks
3. Apabila kalian merasakan yang namanya gugup, maka hembuskanlah nafasmu
4. Lihatlah alis mata mereka seolah-olah kalian sedang menatap para penonton
5. Pada saat monolog, janganlah hanya berdiam diri di tempat saja, tapi sambillah kalian berjalan-jalan di depan penonton dengan menggunakan ekspresi "wah" sehingga mereka terkesan
6. Jangan menghafal. Menghafal akan membuatmu lupa akan semua teks yang sudah kamu buat
7. Lebih bagus tidak membawa teks, buat kata-kata sendiri aja
8. Ambil perhatian para penonton. 
Kalau ekspresi marah, marahilah mereka seolah-olah mereka melakukan kesalahan. Tapi ingat, jangan sampai kelebihan batas. Kalau puisi, kalian harus benar-benar menguasai setiap kata dan berlatih dalam penghayatan
9. Penghayatan dan nada bermonolog harus sesuai dengan isinya. Kalau monolognya marah-marah, usahakan mengeluarkan emosi yang luar biasa.Kalau sedih, menangislah jika perlu. Apabila penonton sudah terkesan dan terbawa suasana, kamu dinilai sudah berhasil membuat penonton terhayut dalam monolog kamu
10. Gunakanlah bahasa sehari-hari

Itu sih yang uda aku terapkan dan Puji Tuhan berhasil. Aku berhasil membuat mereka terkejut lalu menangis. Haleluya! Bagaimana denganmu? Siapkah kamu menerapkan sesuai dengan dirimu sendiri? ((:
Semoga bermanfaat!


HK

Tidak ada komentar:

Posting Komentar