Rabu, 26 Agustus 2015

Jealous

"Kamu cemburu kah?" tanyanya. 
Aku merengut sambil berceloteh, "Ga, hati aku panas aja." 
Ia tertawa kecil namun wajahnya merah seperti kepiting rebus. Aku pun ikut tertawa karena wajah merahnya begitu lucu. Tiba-tiba dia memelukku sangat erat. 
Dia berbisik di telingaku "Tenang yah, kamu punyaku kok."
Aku tersenyum senang mendengar hal itu. Namun, di sisi lain, aku juga takut jika omongan itu hanyalah sekadar kata-kata tak bermakna.


HK

Jumat, 14 Agustus 2015

Pak Tani

66 words
14 Juni 2015

Di siang bolong
Matahari tepat berada di atas kepala
Keretaku melaju kencang
Melewati luasnya sawah
Kulihat pak petani
Bersikeras memanen padi
Padi menguning siap dipetik
Dengan peluh keringat
Berjatuhan di sekujur tubuhnya
Bekerja untuk sesuap nasi
Lalu kulihat berhektar-hektar sawah
Warnanya hitam membusuk
Apa artinya?
Apakah gagal untuk dipanen?
Betapa malangnya pak tani
Tenanglah pak tani
Kesabaranmu diuji
Rezekimu menanti
Suatu saat,
Hidupmu indah pada waktunya



HK

Sabtu, 08 Agustus 2015

60 words

60 words
26 Juli 2015


Kami berkemah
Seperti yang kukira, dia juga
Kami lama tak bercakap
Lama tak bersapa
Lama tak bercanda
Kami hanya saling melihat
Lalu buang muka
Kami 1 kelompok
Namun tak berdiskusi
Melalui perantara komunikasi kami
Sangat tidak menyenangkan
Ini menyebalkan
Kenapa harus bermusuhan?
Kenapa tak berteman?
Masa lalu
Dahulu
Bernostalgia mengingat peristiwa pahit
Aku tak boleh membencimu

Walaupun aku ingin melakukannya



HK

Rabu, 05 Agustus 2015

Cinta Lama Bersemi Kembali

111 words
05 Agustus 2015

Senyuman itu. Lagi-lagi dia tersenyum. Aku pun tertawa karena dia lucu. Aku melihatnya secara langsung. Rasa rindu timbul seketika.

Aku berpas-pasan dengan dia ketika di koridor sekolah. Dia tersenyum. Aku melebarkan bibirku lalu memalingkan wajah karena aku tak tau kepada siapa senyuman itu dilemparkan.

“Hy” sebuah kata yang ia kirimkan melalui salah satu social media. Aku berjingkrak-jingkrak karena kontaknya yang sudah berdebu kini tersapu. Dia menyapaku.
“Halo J” balasku.
Kami berkomunikasi dengan perantara handphone. Tak lama, hanya sebentar saja, lalu dia menyudahi percakapan itu.


Aku merasakan bibit cinta ini mulai tumbuh lagi. Perasaan benci tersapu bersih. Sakit yang lalu seakan tak pernah terjadi. Apa ini yang disebut Cinta Lama Bersemi Kembali?



HK