Minggu, 14 Agustus 2016

MAKALAH
ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
“MEMPERKENALKAN KEANEKARAGAMAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM INDONESIA UNTUK MENDUKUNG KERJA SAMA ANTARNEGARA BIDANG EKONOMI” 


Logo SMPN1 Tarakan HD.jpg



DISUSUN OLEH:
HERLIN KRISTINA
IX-6

TAHUN PEMBELAJARAN
2015/2016



Kata Pengantar
            Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya saya dapat menyelesaikan makalah dengan tema “Memperkenalkan Keanekaragaman Potensi Sumber Daya Alam Indonesia untuk Mendukung Kerja Sama Antarnegara Bidang Ekonomi” dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IX dengan baik dan lancar. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada guru IPS saya, Ibu Purwatinengsih yang telah memberikan tugas untuk membuat makalah ini.

            Saya membuat makalah yang berisi tentang sumber daya alam khas Kota Tarakan, yaitu Ikan Asin Tipis. Makalah yang saya buat bertujuan memperkenalkan potensi sumber daya alam daerah Indonesia, memanfaatkan jaringan internet untuk mempromosikan sumber daya alam tersebut, serta berpartisipasi mendukung kerja sama antarnegara bidang ekonomi.

            Makalah ini masih kurang sempurna sehingga saya memerlukan penyempurnaan dan perbaikan. Ini diakibatkan adanya kendala yang dihadapi oleh saya pada saat menyusunnya. Karena itu kritik dan saran dari semua pihak sangat saya harapkan demi penyempurnaannya. Akhir kata saya ucapkan terima kasih dan selamat membaca.


Tarakan, Maret 2016 


Penulis            




 DAFTAR ISI
BAB I…………………………………………………………………………………….    4
BAB II……………………………………………………………………………………   5
BAB III…………………………………………………………………………………...   6
BAB IV…………………………………………………………………………………...   7
BAB V……………………………………………………………………………………    8
BAB VI…………………………………………………………………………………..    9
BAB VII………………………………………………………………………………….  10
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………..…     11





BAB I
PENDAHULUAN

1.1              Latar belakang
Tarakan merupakan salah satu kota di Indonesia yang terletak di Provinsi Kalimantan Utara dekat dengan perbatasan Malaysia. Kota ini merupakan sebuah pulau kecil dengan penduduk yang padat. Kota Tarakan terkenal dengan hasil lautnya, dan produk khas bagi wisatawan adalah ikan asin krupuk/ikan asin tipis.

1.2              Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan dari makalah ini adalah sebagai berikut:
1.      Memperkenalkan potensi ikan asin tipis khas Tarakan.
2.      Memanfaatkan jaringan internet untuk mempromosikan potensi ikan asin tipis.
3.      Berpartisipasi mendukung kerja sama antarnegara bidang ekonomi.

1.3              Rumusan Masalah
Rumusan masalah dari makalah ini adalah sebagai berikut:
1.      Apa itu ikan asin tipis?
2.      Apa fungsi ikan asin tipis?
3.      Bagaimanakah proses pembuatan ikan asin tipis?
4.      Bagaimanakah persaingan industri ikan asin tipis?
5.   Mengapa ikan asin tipis bisa menjadi sumber daya alam yang diminati masyarakat dalam negeri maupun masyarakat luar negeri?




BAB II
PENGERTIAN DAN FUNGSI

2.1     Pengertian
            Ikan asin tipis merupakan hasil laut  dan menjadi makanan khas Kota Tarakan. Ikan asin tipis juga biasa disebut Ikan Pepija yang telah dikeringkan. Rasa ikan asin ini gurih. Seperti namanya, ikan asin ini sangat tipis dan mempunyai tekstur seperti kerupuk sehingga pada saat dimakan akan terasa kriuknya.

2.2      Fungsi
Ikan asin tipis dapat dijadikan sebagai cemilan pada saat berekreasi maupun saat sibuk. Dapat juga digunakan sebagai lauk yang dimakan bersama nasi. Biasanya, masyarakat membeli ikan asin tipis sebagai buah tangan untuk masyarakat luar karena ikan ini merupakan makanan khas yang tidak ada di luar Kota Tarakan.


















BAB III
PROSES

3.1         Proses Pembuatan
Pembuatan ikan asin tipis bisa terbilang mudah, karena jenis ikan ini banyak di perairan Pulau Tarakan. Pembuatan ikan asin telah dikerjakan di daerah Juata Laut dan di daerah Pantai Amal.
Proses pembuatan ikan asin tipis ini terdiri dari beberapa tahap. Ikan tipis ini dibelah menjadi dua bagian dan kemudian dicuci dengan air tawar. Selanjutnya ikan diberi bumbu dan garam. Campuran bumbu di buat dari gula merah, bawang putih, ketumbar, dan merica yang dihaluskan. Ikan yang telah diberi bumbu dan garam, kemudian dijemur dibawah sinar matahari dengan alat penjemuran yang dibuat dari kawat. Alat penjemuran itu seperti alat pengayak pasir dari kawat dengan panjang 2 meter dan lebar 1,5 meter.
Setelah kering, ikan berbumbu jadi berwarna coklat kemerahan. Ikan yang ditaburi garam jadi berwarna kuning kecoklatan. Kemudian makanan tersebut dijual dalam plastik 200 gram-1.000 gram. Ikan berbumbu akan berasa seperti dendeng saat dimakan. Ikan bergaram berasa gurih dan asin. Sebelum dimakan, ikan digoreng 15 detik. Mungkin karena amat tipis, makanan itu bisa menggantikan kerupuk.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJWGMKhOFR9Tcmg4vtg80rD2JPGEDj2r9C-54o3nJzXaEqo2MlhClnDxx5wLIuBFBDrhM1bGqQFYZkDbwVC8R5da71V7ROTDAqY9micTfrmGgFMtadQx0wTnY0bAGYIXHY9Cm6nHeGfvwp/s1600/ikan+pepija+mentah.jpgIkan asin tipis dapat langsung dimasak atau digoreng maupun dimasak dengan dilumuri tepung terlebih dahulu.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOX9VWBJgecNnax-mdcZhFhQTXG30WB5ioT4NRm_kHG62IAGzi40f17_iCXpsOYjZ1hjPfbj3H6WLb4vZy-MYx7ylLswZ33ZcLvOOOZrUubL9X_CvL4eGPVriLI8TjI-4MqnbMCyZ80cA1/s1600/ikanasintarakan.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9jETMwfcR5SFSlG9iDTkpJTd8wG3CEwQ5XeBOfL9g1RtaHD-4fABtOwVPo-xXYJAbjptW9tAmh4aBF4YnDYA4j88Ufm6zSzDF_c0eF8p00Rn10li0aPh5rJ5QktLGcxg-uNdlW1PSBlqz/s1600/4216222_20121119082914.jpg 





BAB IV
PERSAINGAN INDUSTRI

4.1     Persaingan Industri
Industri ikan kerupuk atau ikan tipis di Tarakan makin diminati. Selain rasanya yang enak dan gurih, industri ini juga menjanjikan keuntungan yang menggiurkan. Banyak masyarakat yang terjun menggeluti usaha ikan kerupuk ini. Tempat pengolahan ikan asin tipis berada di dua daerah, yang satu berada di Pantai Amal dan yang lainnya di daerah Juata Laut.
Harga satu kilogram ikan asin tipis di pasaran saat ini berkisar Rp 70.000,- hingga Rp 90.000,-. Sedangkan yang dalam kemasan plastik dengan berat satu setengah ons dengan harga Rp 20.000,-.
Ikan kerupuk ini banyak diminati oleh para wisatawan luar daerah yang berkunjung ke Tarakan maupun yang sekedar jalan-jalan ke Kota Paguntaka. Bahkan tak jarang sebagian dari konsumen membeli dari toko dan ada yang membeli langsung dari para pengusaha untuk dijadikan buah tangan atau oleh-oleh khas Tarakan.
Tidak usah jauh-jauh, apabila kita berkeliling mencari ikan asin tipis di Pasar Sebengkok, kita akan menemukan banyak sekali pedagang yang menjual ikan asin tipis. Tempat berturut-turut dari depan hingga ke belakang menjualnya sehingga membingungkan kita untuk membeli di tempat yang mana karena mereka bermata pencaharian yang sama.
Namun, bisnis ikan kerupuk saat ini kerkendala cuaca yang tak menentu, seperti turunnya hujan yang terkadang sulit diprediksi oleh para pekerjanya. Bahkan cuaca buruk yang membuat gelombang laut yang besar.















BAB V
DAYA TARIK

5.1         Daya Tarik
Ikan asin tipis yang gurih, enak, rasanya membuat orang ketagihan, dan memiliki cita rasa yang khas membuat makanan ini yang paling diburu oleh orang dari luar kota dan wisatawan luar kota maupun masyarakat asli Tarakan. Ikan tipis yang mempunyai rasa yang enak ini telah “meloncat” jauh ke luar negeri hingga Malaysia, Brunei, Singapura, Filipina, bahkan Kanada.

Apa yang membuat ikan asin tipis ini menjadi daya tarik bagi masyarakat dalam negeri maupun luar negeri?
1.     Kota Tarakan terkenal dengan hasil lautnya.
Produk khas bagi wisatawan adalah ikan asin krupuk/ikan asin tipis. Rasa ikan asin ini terasa gurih, dan mempunyai tekstur seperti kerupuk dengan kriuknya. Selain itu bentuknya yang tipis menjadi keunikan ikan asin ini.
2.      Ikan asin tipis ini hanya terdapat di Kota Tarakan. Ikan ini dpat dijadikan sebagai oleh-oleh untuk masyarakat luar. Melalui cara ini, perlahan-lahan, kita bisa membantu dengan cara mempromosikan sumber daya alam yang ada di Tarakan.
3.      Bisa dijadikan sebagai pengganti krupuk, karena ikan asin ini memiliki tekstur seperti kerupuk. Bisa dijadikan alternatif sebagai pendamping makan. Dimakan dengan nasi.
4.      Sudah dibungkus rapi dan tertutup dengan berat sesuai kebutuhan dan harga yang disesuaikan pula. Ikan tipis langsung diambil dari distributor dan dikemas dengan rapi.
5.      Bagi yang menjual makanan seperti bubur ayam, nasi pecel dan lain-lain, ikan asin ini bisa dijadikan pendamping bagi pelanggannya.
6.      200 gram ikan asin sudah banyak, karena bentuk ikan asin ini tipis.
7.      Ikan asin tipis bukan berasal dari ikan sungai melainkan ikan laut.



BAB VI
UPAYA

6.1     Upaya Pelestarian dan Pengembangan
            Ikan asin tipis perlu dikembangkan agar tetap lestari dan populasinya tidak punah. Pengembangan dan pelestarian yang dilakukan memang memerlukan usaha dan kerja keras agar mencapai hasil yang memuaskan.
Berikut upaya untuk melestarikan dan mengembangkan ikan asin tipis ini:
·         Menjaga lingkungan di sekitar pantai. Misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Apabila sampah di sekitar pantai terbawa oleh air laut, maka akan terjadi pencemaran air di laut tersebut. Tak sedikit kemungkinan ikan di laut akan mati terkena zat sisa dari sampah-sampah.
·         Tidak menggunakan pukat harimau untuk menangkap ikan.
·         Tidak menangkap semua ikan di laut. Menangkap ikan yang besar-besar, kalau bisa ikan yang kecil dibiarkan terlebih dahulu bertumbuh, supaya masih bisa berkembangbiak.
·         Menggunakan variasi ikan yang berbeda. Misalnya, tidak menggunakan 1 jenis ikan saja, tapi menggunakan jenis ikan yang lainnya agar populasinya tidak diburu terus menerus yang akan mengakibatkan kepunahan.

          Upaya Kerja Sama Antarnegara
            Ikan asin tipis memiliki nilai harga jual yang cukup tinggi. Maka dari itu dilakukan kerja sama agar ikan asin tipis ini bisa menembus lebih banyak negara-negara luar.
Upayanya antara lain:
·         Menyebarluaskan makanan khas Tarakan, ikan asin tipis ini melalui jaringan internet. Misalnya membuat blog atau media sosial lainnya yang berisi informasi mengenai kekhasan ikan asin tipis.
·         Promosi lewat kedutaan ataupun pameran luar negeri.
·         Cari kualitas ikan yang bersih karena orang asing mencari makanan yang higenis.
·         Dibuat kerupuk karena bagi orang asing, ikan asin tipis tidak dimakan sebagai lauk, tapi sebagai snack layaknya keripik.
·         Harus dilengkapi dengan sertifikat “HALAL” supaya orang asing terutama orang muslim tidak khawatir apakah ikan asin ini halal atau haram.
·         Kemasan dikemas dengan kualitas ekspor, bagus, bersih, dan menarik.
·         Memperkenalkan ikan asin tipis kepada teman-teman dari luar negeri.
·         Berpartisipasi dalam mendukung kegiatan ekspor impor.
·         Jujur dalam mengadakan kerja sama bidang ekonomi. Misalnya tidak menipu negara lain dalam memperdagangkan ikan asin tipis.
·         Bersifat terbuka dan mau bekerja sama dengan negara lain, terutama bidang ekonomi.



BAB VII
PENUTUP

7.1     Kesimpulan
          Ikan asin tipis atau yang biasa disebut Ikan Pepija yang telah dikeringkan adalah salah satu makanan khas Kota Tarakan. Ikan ini bisa dimakan sebagai cemilan atau sebagai lauk makanan. Ikan ini juga sering dijadikan sebagai buah tangan. Jadi, jangan ragu membeli produk ini, selain rasanya yang enak, dan yang terpenting produk ini halal.

7.2     Saran
          Meskipun demikian, usaha ikan kerupuk ini dapat menjanjikan untuk dikembangkan hingga kedepannya. Mungkin prospek kedepannya agar pemerintah banyak memasarkan ikan asin tipis ini ke negara lainnya. Bukan hanya pemerintah, namun kita sebagai masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam mempromosikannya hingga ke luar negeri sehingga potensi ini mampu dikenal oleh banyak orang.






DAFTAR PUSTAKA


Wawancara salah satu pekerja di daerah Juata Laut


Kamis, 07 April 2016

Teks Rekaman Percobaan adalah teks berisi paparan secara terperinci hasil praktik, pengamatan, dan penelitian.
Teks Rekaman Percobaan memiliki struktur sebagai berikut:
1. Tujuan dan Alat & Bahan
2. Langkah-langkah
3. Hasil
4. Simpulan

Di bawah ini ada salah satu contoh teks rekaman percobaan yang saya buat, dengan judul "Membuat Churros Oreo".
Coba tentukan strukturnya? :)

Membuat Churros Oreo

          Pernahkah kalian melihat Churros berwarna hitam? Kita seringkali melihat Churros yang berwarna kuning keemasan dengan isi krim rasa vanilla, coklat, greentea, dan lain-lain. Tetapi kali ini kalian akan melihat Churros yang berbeda. Churros akan dikreasikan dengan Oreo sebagai bahan dasarnya.

Untuk membuat Churros Oreo, pertama-tama siapkan alat dan bahan berikut:
1. Oreo
2. Tepung
3. Butter
4. Gula
5. Telur
6. Air
7. Minyak goreng
8. Oven
9. Sutil
10. Teflon besar
11. Freezer
12. Lidi
13. Kompor


Setelah alat dan bahan siap, ikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Pisahkan wafer dan krim Oreo!
2. Tumbuk wafer Oreo hingga halus!
3. Rebus air di atas teflon besar!
4. Masukkan butter dan gula hingga tercampur rata dengan air!
5. Angkat teflon!
6. Masukkan tepung, wafer Oreo yang sudah ditumbuk, dan telur!
7. Aduk adonan sehingga rata dan tidak ada air tersisa!
8. Adonan dimasukkan ke dalam plastik yang ujungnya dipotong!
9. Cetak adonan dengan cara menekannya dari plastik sehingga adonan keluar dan membentuk tabung!
10. Dinginkan selama 30 menit dalam freezer!
11. Panaskan minyak!
12. Goreng Churros yang sudah dibentuk tabung hingga matang!
13. Panaskan krim Oreo dalam microwave hingga kental!
14. Masukkan krim Oreo yang kental ke dalam plastik yang ujungnya dipotong!
15. Tusuk bagian tengah Churros yang matang dengan lidi hingga bolong!
16. Masukkan krim Oreo ke dalam bolongan tengah Churros!
17. Churros siap disajikan.

Setelah melalui langkah-langkah tadi, kini kamu telah mengetahui cara membuat Churros Oreo.  Churros ini bisa dimakan oleh siapa saja, baik orang tua, remaja, maupun anak-anak. Churros juga sering dimakan sebagai cemilan.        

Dengan bahan-bahan tersebut di atas, Churros dapat dibuat dengan mudah. Selain menambah kreativitas, kamu juga dapat menghemat biaya, karena telah membuat sendiri ketimbang membeli di luar.



Bagaimana jawaban kamu?
Paragraf pertama dan kedua (pernahkah........ & untuk membuat.......) merupakan bagian Tujuan dan Alat & Bahan. Paragraf ketiga (setelah alat dan bahan siap.......) merupakan bagian langkah-langkah. Paragraf keempat merupakan bagian hasil. Terakhir, paragraf kelima merupakan bagian simpulan.




HK

Kamis, 10 Maret 2016

Perasaan itu datang
Saat kau pergi
Perasaan itu terbang
Saat kau kembali

Ku menangis di sini
Tanpa hadirmu
Ku teriris hati
Tanpa tahumu

Pelukmu,
Kecupmu,
Hadirmu,
Membawa kehangatan
Tawamu,
Candamu,
Senyummu,
Membawa kenyamanan

Apalah guna sesalku
Saat aku mulai pudar?
Apalah guna sedihku
Saatku baru tersadar?

Tak ada tulisan
Tak ada ucapan
Hanya kata sang perasaan

Air mata
Tak berdusta
Kolam se-bak
Datang memihak

Cinta tak terbagi
Cinta tak ingkari
Cinta tak terbohongi
Cinta tak terbodohi

Ku mengerti
Tak mudah melupakan
Ku memahami
Tak mudah membiarkan

Hati tertatih
Sedari tadi
Teradu pikiran
Tak terarahkan
Mengaku aku
Masih menyayangimu


11 Maret 2015

HK