"Kamu cemburu kah?" tanyanya.
Aku merengut sambil berceloteh, "Ga, hati aku panas aja."
Ia tertawa kecil namun wajahnya merah seperti kepiting rebus. Aku pun ikut tertawa karena wajah merahnya begitu lucu. Tiba-tiba dia memelukku sangat erat.
Dia berbisik di telingaku "Tenang yah, kamu punyaku kok."
Aku tersenyum senang mendengar hal itu. Namun, di sisi lain, aku juga takut jika omongan itu hanyalah sekadar kata-kata tak bermakna.
HK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar